Putra Kampar Cetak Sejarah! Meraih Gelar Mumtaz Dalam Waktu 3,5 Tahun

Putra Kampar Cetak Sejarah! Meraih Gelar Mumtaz Dalam Waktu 3,5 Tahun

Prestasi gemilang diukir oleh putra Indonesia asal Kampar, Afwan Rahmazi. Pemuda ini resmi menjadi mahasiswa Indonesia pertama dan juga lulusan Internasional perdana yang menyelesaikan studi S-1 di University of Hafr Al-Batin, Arab Saudi. Hebatnya, ia menuntaskan pendidikan strata satunya dalam waktu hanya tiga setengah tahun, lebih cepat dari masa studi normal mahasiswa pada umumnya.

PROVINSIRIAU.com | Pekanbaru, 04 Oktober 2025 – Lahir dan dibesarkan dalam keluarga petani di Tanjung Koto, Kampar Hulu, Riau, perjalanan pendidikan Afwan dimulai dari SD kampung halamannya. Ia kemudian melanjutkan pendidikan menengah di Pondok Pesantren Daarun Nahdhah sebelum akhirnya menjejakkan kaki di Universitas Hafr Al-Batin Saudi.

Kesuksesan Afwan tidak hanya terpatri di ruang kuliah. Ia aktif mewakili kampusnya dalam berbagai forum Internasional, salah satunya dauroh khusus mahasiswa asing di Madinah. Tak hanya itu, Afwan juga pernah membawa nama Indonesia dengan bangga dalam pameran kebudayaan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Arab Saudi.

Di tengah kesibukan akademiknya, pemuda berprestasi ini juga dipercaya memegang amanah penting sebagai Ketua PPMI (Perhimpunan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia) Hafr Al-Batin. Posisinya ini sekaligus menunjuknya sebagai mandub atau perwakilan resmi mahasiswa Indonesia yang bertugas menjembatani komunikasi dengan pihak universitas.

Komitmennya pada kegiatan sosial juga patut diacungi jempol. Afwan tak segan menjadi relawan dan bahkan telah dua kali bertugas sebagai petugas haji, sebuah pengalaman langka bagi mahasiswa di Arab Saudi. “Biasanya mahasiswa yang jadi petugas haji di Universitas Islam Madinah harus menunda semester. Alhamdulillah, berkat dukungan dekan dan sekretariat, saya bisa bertugas tanpa menunda ujian,” ujarnya, mengungkapkan rasa syukurnya.

Bagi Afwan, kunci kesuksesan bukanlah sekadar mengejar gelar. “Yang penting itu manajemen waktu dan menjaga circle pertemanan,” tuturnya berbagi tips. “Kalau ada teman yang arahnya sudah jauh, cukup sekadar kenal, tidak perlu terlalu dekat,” pesannya yang penuh makna tentang pentingnya pergaulan yang positif.

Kisah inspiratif Afwan Rahmazi ini membuktikan bahwa asal-usul dari daerah pelosok seperti Kampar bukanlah halangan untuk bersaing dan berprestasi di kancah global. Lebih dari sekadar nilai akademik, perjalanannya mengajarkan tentang disiplin, keberanian meraih peluang, dan pentingnya dukungan sistem pendidikan yang manusiawi dalam melahirkan generasi unggul Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You might also like
Senyap Ramadhan Empat Tahun: Ketika Buka Bersama Hilang Dari Kalender Olahraga Bumi Lancang Kuning

Senyap Ramadhan Empat Tahun: Ketika Buka Bersama Hilang Dari Kalender Olahraga Bumi Lancang Kuning

Kisah Haru di Balik Emas SEA Games 2025: Atlet Panjat Tebing Riau, Puja Lestari, Bangkitkan Semangat Pengurus yang Terbaring Sakit

Kisah Haru di Balik Emas SEA Games 2025: Atlet Panjat Tebing Riau, Puja Lestari, Bangkitkan Semangat Pengurus yang Terbaring Sakit

Kapolda Riau: Indonesia dan Riau Bangga

Kapolda Riau: Indonesia dan Riau Bangga

APBD Riau 2026 Ditargetkan Rp8,32 Triliun, 9 Kabupaten/Kota Sudah Sahkan Anggaran

APBD Riau 2026 Ditargetkan Rp8,32 Triliun, 9 Kabupaten/Kota Sudah Sahkan Anggaran

 166 Calon Pejabat Eselon II Riau Bersaing Ketat

 166 Calon Pejabat Eselon II Riau Bersaing Ketat

Diwakili Teza Darsa, Gubernur Riau Apresiasi Anugerah SMSI Riau

Diwakili Teza Darsa, Gubernur Riau Apresiasi Anugerah SMSI Riau