PWNU dan PCNU Riau resmi mendukung KH Yusuf Chudlori sebagai Caketum PBNU 2026. Ia membawa misi kemandirian dan penyelesaian konflik internal.
PROVINSIRIAU.com, PEKANBARU, 16 JULI 2026 – Bakal calon Ketua Umum PBNU 2026-2031, KH Yusuf Chudlori, bersilaturahmi ke Riau. Tujuannya adalah bertemu PWNU dan PCNU se-Provinsi Riau. Pertemuan ini berlangsung di Hotel Angkasa Garden Pekanbaru, Rabu (15/7/2026) malam.
Selanjutnya, pengurus wilayah dan cabang NU tersebut mendeklarasikan dukungan bulat. Mereka mendukung Gus Yusuf maju pada Muktamar ke-35 NU. Ajang bergengsi ini akan digelar di Jombang pada Agustus 2026.
Selain itu, hadir pula sejumlah kyai dan pimpinan pondok pesantren. “Kami PWNU se-Provinsi Riau siap memenangkan Gus Yusuf,” tegas perwakilan pengurus. Dukungan penuh ini menggema dengan meriah di akhir pertemuan.
Sebelumnya, Gus Yusuf mengaku telah menyambangi 22 PWNU di Indonesia. Oleh karena itu, ia banyak mendengar keluhan dari pengurus daerah. Keluhan utama ini terkait tata kelola dan konflik internal PBNU.
Akibatnya, program strategis NU macet dan ratusan SK pengurus mangkrak. “Ada PCNU mendapat hibah tapi SK tidak keluar,” jelasnya. Kondisi buruk ini membuat dana bantuan menjadi temuan BPK.
Secara kultural, dampaknya juga sangat luar biasa bagi jamaah NU. Viralnya konflik di media sosial sangat mempermalukan marwah institusi. Bahkan, jumlah santri di pesantren NU menurun secara drastis.
Oleh sebab itu, muktamar nanti harus memberikan solusi yang nyata. “Ketum PBNU tidak bisa disambi menjadi menteri,” tegas Gus Yusuf. Pemimpin baru harus fokus seratus persen menjalankan amanah organisasi.
Ke depannya, NU harus menjaga kelestarian pesantren salaf dan modern. Setiap PWNU wajib memiliki sekolah unggulan di luar Pulau Jawa. Di bidang ekonomi, NU sangat membutuhkan lembaga bantuan modal UMKM.
Dengan demikian, NU akan memiliki kemandirian politik yang sangat kuat. “Jika pemerintah benar kita dukung, kalau salah kita ingatkan,” katanya. Kemandirian ini mencegah PBNU sekadar mengekor pada kekuasaan semata.
Sementara itu, tokoh NU KH Zainuddin Nur menyambut baik silaturahmi ini. Namun, ia mengingatkan kader untuk salat istikharah sebelum memantapkan pilihan. Menurutnya, nasab dan ilmu Gus Yusuf sangat layak memimpin PBNU.
Sebagai penutup, Koordinator Wilayah Sumatera Dedy Syahrul menegaskan komitmen Riau. PWNU Riau bertekad kuat membangun marwah NU yang lebih baik. Mereka siap berjuang bersama Gus Yusuf demi kemaslahatan seluruh umat.