Presiden Prabowo Tinjau Karhutla Riau, Hotspot Sumatra Tembus 2.945 Titik

Presiden Prabowo Tinjau Karhutla Riau, Hotspot Sumatra Tembus 2.945 Titik
Presiden Prabowo memberikan arahan kepada tim Pemadam

PROVINSIRIAU.com, PEKANBARU, 24 AGUSTUS 2026 – Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Kampar, Riau, Senin (24/8/2026). Langkah darurat ini merespons bencana kabut asap yang kian memburuk akibat lonjakan drastis titik panas Sumatra.

Presiden Prabowo Subianto mendadak meninjau karhutla Riau saat titik panas Sumatra melonjak tajam dan sekolah di Pekanbaru terpaksa meliburkan siswa.

Sebelumnya, Kapendam XIX/Tuanku Tambusai Kolonel M Faizal Rangkuti telah mengonfirmasi rencana kedatangan Kepala Negara tersebut. “Iya betul, Presiden rencananya akan meninjau lokasi karhutla di Kampar,” ujar Faizal saat dikonfirmasi via telepon. Selanjutnya, rombongan kepresidenan mendarat di Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru sebelum bertolak menuju lokasi bencana.

Sebaran Titik Panas Sumatra Melonjak Tajam

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika merilis data pantauan satelit terbaru terkait sebaran titik api. Secara mengejutkan, total titik panas di seluruh wilayah Sumatra kini telah menembus angka 2.945 titik. Angka ini memperlihatkan kenaikan yang sangat tinggi dari lonjakan sebelumnya yang hanya mencapai 1.754 titik.

Bahkan, Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru Gita Dewi mengungkapkan bahwa sebaran api kini meluas ke berbagai daerah. Namun, dua provinsi tetap mendominasi dan menjadi penyumbang terbesar jumlah titik panas di Pulau Sumatra. “Sumatera Selatan masih tertinggi dengan 1.429 titik, disusul oleh Riau dengan 491 titik,” jelas Gita.

Oleh karena itu, gabungan angka dari dua wilayah ini saja sudah menyumbang lebih dari 65 persen. Di samping itu, provinsi Jambi mencatat 437 titik, Lampung 203 titik, serta Aceh menyumbang 114 titik. Selain itu, Bangka Belitung menyumbang 115 titik, Kepulauan Riau 53 titik, dan Sumatera Utara 64 titik.

Sekolah di Pekanbaru Beralih ke Pembelajaran Daring

Dampak dari pekatnya asap karhutla ini memaksa Pemerintah Kota Pekanbaru mengambil tindakan penyelamatan bagi para siswa. Oleh sebab itu, Walikota Pekanbaru Agung Nugroho memutuskan untuk menghentikan sementara aktivitas sekolah secara tatap muka. Kebijakan ini merupakan hasil kesepakatan rapat koordinasi bersama BMKG dan dinas terkait hingga tengah malam.

Akibatnya, seluruh jenjang pendidikan mulai dari PAUD, TK, SD, hingga SMP wajib menjalankan pembelajaran daring. “Kami mengimbau seluruh sekolah belajar daring karena besok masih terdapat titik api,” tegas Agung Nugroho. Maka dari itu, pihak Pemko menegaskan bahwa kesehatan dan keselamatan anak-anak menjadi prioritas utama saat ini.

Terlebih lagi, keputusan darurat ini telah menggalang dukungan penuh dari Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan setempat. Dengan demikian, orang tua diimbau menjaga anak-anak agar tetap berada di dalam rumah selama kabut asap.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You might also like
Maju Caketum PBNU 2026, Gus Yusuf Kantongi Dukungan PWNU Riau

Maju Caketum PBNU 2026, Gus Yusuf Kantongi Dukungan PWNU Riau

Peran SF Hariyanto Diantara Thomas dan Arif

Peran SF Hariyanto Diantara Thomas dan Arif

Teka-Teki ‘Matahari Tunggal’ Patah

Teka-Teki ‘Matahari Tunggal’ Patah

Senyap Ramadhan Empat Tahun: Ketika Buka Bersama Hilang Dari Kalender Olahraga Bumi Lancang Kuning

Senyap Ramadhan Empat Tahun: Ketika Buka Bersama Hilang Dari Kalender Olahraga Bumi Lancang Kuning

Kisah Haru di Balik Emas SEA Games 2025: Atlet Panjat Tebing Riau, Puja Lestari, Bangkitkan Semangat Pengurus yang Terbaring Sakit

Kisah Haru di Balik Emas SEA Games 2025: Atlet Panjat Tebing Riau, Puja Lestari, Bangkitkan Semangat Pengurus yang Terbaring Sakit

Kapolda Riau: Indonesia dan Riau Bangga

Kapolda Riau: Indonesia dan Riau Bangga