GTRA, 75.022 Bidang Tanah Didistribusikan

GTRA, 75.022 Bidang Tanah Didistribusikan

Pemerintah Provinsi Riau mendorong masyarakat penerima redistribusi tanah agar memanfaatkan aset secara maksimal. Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) telah mencatatkan pencapaian fenomenal, 75.022 bidang tanah berhasil didistribusikan kembali hingga 2025, mengubah konflik menjadi peluang kesejahteraan dan kelestarian alam.

PROVINSIRIAU.com | Pekanbaru, 12 Agustus 2025 – Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Riau sukses merealisasikan redistribusi 75.022 bidang tanah kepada masyarakat hingga tahun 2025. Langkah strategis ini tak sekadar memindahkan kepemilikan, tetapi juga menjamin akses pengelolaan aset berkelanjutan. Nurhadi Putra, Kepala Kanwil Badan Pertanahan Nasional (BPN) Riau sekaligus Ketua Harian GTRA, menegaskan hal ini dalam rapat koordinasi GTRA di Kantor Gubernur Riau, Selasa (12/8/2025).

“GTRA tidak hanya menyelesaikan puluhan ribu konflik agraria antara badan usaha dan warga, tapi juga membuka akses produktif masyarakat terhadap tanah mereka,” tegas Nurhadi. Ia menambahkan, sinergi dengan program pemerintah seperti Program Sawit Rakyat (PSR) akan diperkuat guna memastikan kolaborasi yang menyentuh langsung kebutuhan riil masyarakat. “Tujuannya jelas: rakyat sejahtera, alam Riau lestari,” paparnya.

Dukungan juga datang dari Penjabat Sekretaris Daerah Riau, M. Job Kurniawan. Ia menekankan agar tanah redistribusi dimanfaatkan sebagai ladang penghidupan, bukan dibiarkan terlantar. “Jika tanahnya untuk perkebunan, bina penerima jadi pekebun handal. Jika pertanian, jadikan mereka petani unggul. Jangan sampai aset berharga ini menganggur!” serunya.

Pesan serupa disampaikan Embun Sari, Plt. Dirjen Tata Ruang Kementerian ATR/BPN, yang hadir secara virtual. Menurutnya, tanah harus menjadi modal hidup berkelanjutan dari hulu ke hilir. “Kolaborasi GTRA dan masyarakat kunci utamanya. Jangan biarkan tanah ‘tidur’ lagi!” imbuhnya. Embun menegaskan, setiap kebijakan hari ini adalah warisan untuk generasi mendatang: “Kita tak hanya kejar target, tapi satukan arah untuk dampak nyata.”

Pencapaian redistribusi 75.022 bidang tanah di Riau menjadi bukti komitmen GTRA dalam menyelesaikan konflik agraria sekaligus membuka akses ekonomi berkelanjutan. Kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan program strategis seperti PSR diharapkan mengubah tanah terlantar menjadi sumber kesejahteraan yang “bergurih” bagi rakyat dan kelestarian alam Riau.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You might also like
Ibu 54 tahun Tersangka Pembakar Lahan, Korporasi Ribuan Hektar dan Lokasi FOLU Terbakar tak Tersentuh

Ibu 54 tahun Tersangka Pembakar Lahan, Korporasi Ribuan Hektar dan Lokasi FOLU Terbakar tak Tersentuh

Presiden Prabowo Tinjau Karhutla Riau, Hotspot Sumatra Tembus 2.945 Titik

Presiden Prabowo Tinjau Karhutla Riau, Hotspot Sumatra Tembus 2.945 Titik

Maju Caketum PBNU 2026, Gus Yusuf Kantongi Dukungan PWNU Riau

Maju Caketum PBNU 2026, Gus Yusuf Kantongi Dukungan PWNU Riau

Peran SF Hariyanto Diantara Thomas dan Arif

Peran SF Hariyanto Diantara Thomas dan Arif

Teka-Teki ‘Matahari Tunggal’ Patah

Teka-Teki ‘Matahari Tunggal’ Patah

Senyap Ramadhan Empat Tahun: Ketika Buka Bersama Hilang Dari Kalender Olahraga Bumi Lancang Kuning

Senyap Ramadhan Empat Tahun: Ketika Buka Bersama Hilang Dari Kalender Olahraga Bumi Lancang Kuning